Color Skins

bg_image
Posted By

admin2

Madiun Pay, aplikasi dompet digital yang dirilis pada pembukaan SEPASMA oleh Bupati Madiun

Launching aplikasi Madiun Pay yang bertepatan dengan pembukaan Sepasma atau Sepasar Ing Madiun resmi dimulai Jumat (15/7). Pesta rakyat yang hadir setiap tahunnya untuk memeriahkan HUT Kabupaten Madiun tersebut lama tidak digelar akibat Pandemi COVID-19. “Sepasma ini adalah tempatnya para UMKM untuk memamerkan produk-produknya serta penampilan kesenian Kabupaten Madiun. Kita punya tugas bagaimana ekonomi di Kabupaten Madiun digerakkan,” kata Bupati Madiun dalam sambutannya saat membuka Sepasma di Alun-alun Reksogati Caruban. Bupati yang akrab disapa Kaji Mbing tersebut mengharapakan agar seluruh masyarakat saling menjaga kerukunan dalam pelaksanaan Sepasma 2022. Dengan kerukunan semua, kata bupati akan mampu memberikan dampak yang baik terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial bagi Kampung Pesilat Indonesia tersebut. Sesuai jadwal Sepasma 2022 akan berlangsung mulai 15-24 Juli 2022 dengan segenap gebyar UMKM serta bintang tamu seperti Om Wawes, Klenik Genk, Eny Sagita, dan artis lainnya. Dalam kesempatan tersebut pula, Bupati Madiun melaunching aplikasi transaksi digital bagi masyarakat di Kabupaten Madiun yakni “Madiun Pay”. Aplikasi yang digagas oleh Bank Madiun tersebut diharapkan memudahkan masyarakat dalam berbagai keperluan transaksi. “Malam hari ini sekaligus launching Madiun Pay. Bagi masyarakat yang sering melakukan pembayaran digital, install saja Madiun Pay dan nantinya kita juga memiliki market place khusus UMKM di Kabupaten Madiun,” jelas Kaji Mbing. Dirinya menambahkan jika transaksi di Madiun Pay sudah lengkap dan mencakup seluruh kebutuhan masyarakat. Pun, terkait transaksi Bupati Madiun memastikan jika Madiun Pay aman.

Pelatihan “Standart Informasi Minimum Website BPR-BPRS” ini bertujuan untuk membantu mengembangkan website tiap masing-masing BPR-BPRS sesuai dengan regulasi yang sudah ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pada pelatihan ini para peserta juga diajarkan mulai dari langkah awal dalam pembuatan website hingga pembuatan konten yang nantinya akan diupload untuk dapat ditampilkan dalam website tiap masing-masing BPR-BPRS. Pelatihan tersebut diadakan selama dua hari yaitu pada tanggal 22-23 Juni 2022.

Melalui pelatihan yang diselenggarakan standart minimun informasi website bpr/bprs berharap peserta pelatihan dapat memaksimalkan dan mengimplementasikan publikasi informasi mengenai produk layanan yang dimiliki, Perbamida juga menyampaikan bahwa CMS (Conten Managament system) adalah Sarana Pengelolaan Informasi yang cepat dan efisien serta meminimalkan konten manajemen yang tidak terstruktur dan fluktuatif.

image